Goresan

Sedikit goresan mungkin bisa mengobati pilu. 
Hati ini beku menatap sesuatu yang sangat dirindu.
Tidak, bukan ini yang kumau.
Lagi-lagi isi kepala tidak tentu.
Keegoisan mengeras bak batu.
Semakin keras tapi rentan pecah seiring langkah melaju.
Menggema suara di telingaku.
Nak, yang dilalui tidak selalu untuk dimengerti, cukup dijalani sekuat tenaga.
Tuhan terimakasih telah membuat hati ini menerima meski belum lapang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wajahmu.Mengalihkan.Duniaku.

Malam Menuju Hari Akhir Tahun

Tumbuh bersama tidak berarti sama