Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

Tumbuh bersama tidak berarti sama

Disuatu tempat hiduplah seekor kucing kecil yang manis. Ia tinggal bersama keluarga manusia yang memperlakukan dia dengan sangat baik. Setiap hari salah satu dari keluarga itu pasti menyiapkan dan memberinya makan yang lezat, tempat yang hangat dan nyaman, mengajaknya bermain siang dan malam. Sedangkan di suatu tempat lain tidak jauh dari rumah itu, hidup juga seekor kucing kecil kurus dan tidak terawat. Setiap hari mengais sampah dari rumah ke rumah demi mengisi perutnya. Tidak ada tempat tidur yang hangat dan nyaman, dia tidur dimanapun asal tidak ada yang mengusirnya.  Mereka tumbuh bersama di tempat dan dengan cara yang berbeda. Si kucing rumah tumbuh dengan badan sehat dan kuat juga bulu yang tebal dan indah. Si kucing liar yang kurus tumbuh dengan badan yang tetap kurus, bulunya lusuh tidak terawat dan semakin terbiasa diusir dari satu rumah ke rumah lainnya. Garis wajahnya menggambarkan dengan sangat jelas kekerasan hidupnya. Di usia yang hampir sama fisik dan mental mereka ...

Goresan

Sedikit goresan mungkin bisa mengobati pilu.  Hati ini beku menatap sesuatu yang sangat dirindu. Tidak, bukan ini yang kumau. Lagi-lagi isi kepala tidak tentu. Keegoisan mengeras bak batu. Semakin keras tapi rentan pecah seiring langkah melaju. Menggema suara di telingaku. Nak, yang dilalui tidak selalu untuk dimengerti, cukup dijalani sekuat tenaga. Tuhan terimakasih telah membuat hati ini menerima meski belum lapang.