Kita adalah sama yang berbeda
Ini kita, kita yang punya jalan hidup berbeda-beda, meski lingkungan kita sama. Meski mungkin apa yang kita tuju sama tapi Tuhan kasih kita jalan yang berbeda-beda.
Saat aku sibuk mengutuk diriku sendiri atas jalan hidup yang aku sesali, kalian secara tidak langsung membuat aku sadar kalo setiap manusia istimewa dengan jalan hidupnya masing-masing.
Saat aku bingung sampai rasanya ingin menyerah, senyum dan semangat kalian membuat aku sadar menyerah hanya menawarkan kebahagiaan sesaat.
Saat aku sibuk menangisi kegagalanku, kalian menyadarkan bahwa gagal bukan alasan untuk tidak tersenyum. Gagal bukan berati dunia kita hancur,semua masih bisa diperbaiki meski dengan langkah yang tertatih dan hati yang perih.
Justru itu seninya hidup, dari perih itu kita akan lebih menghargai setiap jalan hidup orang lain. Semua pasti punya perih hanya ada yang membagikannya kepada orang lain ada yang disimpan untuk pribadi. Saat kita berhadapan dengan orang yang memilih membagi perihnya kita tidak akan mencaci, pun dengan orang yang memilih menyimpan perihnya, kita tidak akan mudah menyimpulkan dan iri dengan hidupnya yang terlihat serba bahagia.
Terimakasih Tuhan yang telah memberi banyak pelajaran melalui banyak hal, mulai orang-orang tersayang sampai orang yang membenci kita, mulai dari tawa dan rasa bahagia sampai tangis dan kesedihan. Juga dengan jalan hidup yang kadang tidak sesuai apa yang kita harapkan, yang sering membingungkan sampai rasanya ingin menyerah. Semua benar-benar pendewasaan yang terbaik dariMu.
Komentar
Posting Komentar